Spread the love

Dihari terakhir ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, Minggu (20/8) kemarin, Pertamina melalui program DexSeries mengundang Captiva Chevy Club (3C), komunitas Pajero dan Isuzu Pather guna membahas bahan bakar diesel.

Acara yang bertajuk ‘Diesel Talk’ ini dihadiri langsung oleh Retail Fuel Marketing (RFM) Pertamina, Galih Fithrian Ningrum dan Engine Expertist Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswijajanto Zaenuri.

Keduanya menjadi pembicara mengajak para tamu yang hadir membicarakan Pertamina Dex dan Dexlite yang merupakan bahan bakar untuk kendaraan bermesin diesel.

“Mesin diesel itu musuh besarnya adalah sulfur yang tinggi, tercampur air dan cetane number yang tidak sesuai. Hal ini akan membuat mesin terdengar kasar. Andaikan mesin senyap, berarti kadar solar yang digunakan sesuai dengan spesifikasi mesin.” ujar Tri Yuswidjajanto.

Pertamina Dex memang memiliki cetane number yang tinggi dan kadar sulfur rendah, Dex juga dapat mencegah karat, foaming dan kontamisasi air, sehingga mesin diesel bisa lebih awet.

“Jadi Dex bisa digunakan di mobil apa saja? ya contohnya Pajero Sport, Captiva, Mercedes-Benz GLK dan Toyota Fortuner.” tegasnya.

Sekedar informasi, untuk memenuhi kebutuhan akan Dex dan Dexlite, Pertamina telah menyediakan hingga 1.479 SPBU untuk Dex, dan 1.488 SPBU untuk Dexlite yang tersebar di seluaruh wilayah Indonesia.

Pertamina juga telah menyediakan sebuah aplikasi smatrphone MyPertamina untuk memudahkan pelanggannya dalam mencari SPBU yang menyediakan Dex.

Dari salah satu tamu undangan komunitas mobil yang hadir mengemukakan jika pihaknya sangat mendukung sekali program Pertamina ini.

Captiva Chevy Club mengisi bahan bakar

“Kami dari 3C apresiasi sekali ya, Pertamax dan PertaDex menyebar diseluruh Indonesia. Karena kita sering menggelar touring dengan mengexplorasi wisata nusantara, dan tak jarang kedua bahan bakar tersebut susah dijumpai di kota-kota kecil.” pungkas Budi Harnata, Ketua Umum Captiva Chevy Club (3C).